Jakarta, 20 April 2926
M. Arsyad
Jakarta, 20 April 2926
M. Arsyad
Nasehat Imam Ali bin Abi Thalib Ra. Kepada Putranya Hasan Ra:
"Hai anakku! Jagalah 4 perkara dan jauhilah 4 perkara lainnya.
Kau tidak akan pernah tersesat, selama kau berpegang padanya":
1. Sebaik-baik kekayaan adalah akal. Seburuk-buruk kemiskinan adalah kebodohan.
2. Sehina-hina orang adalah yang bangga dengan dirinya sendiri. dan sebaik-baik amal saleh adalah akhlak mulia.
"Hai anakku!
3. Jauhilah orang bodoh, karena dia ingin memanfaatkan dan membahayakanmu. Dan Jauhilah orang bakhil, karena dia akan mejauhimu di saat kau sangat membutuhkannya.
4. Jauhilah pelaku maksiat, karena dia akan menjualmu dengan harga yang murah.Dan jauhilah pembohong, karena dia laksana fatamorgana, mendekatkan yang jauh dan menjauhkan yang dekat.
🌾"Sumber Di Kutib dari kitab Nasihatul Ibad, oleh Ibnu Hajar Al-Asqalani ra."🌱
Bahagia dan Menjadi Dokter
Assalamu'alaikum warahmatullahi wabarokatuh.
Sahabat beriman,
Ingin hidup bahagia dan menjadi Dokter untuk diri sendiri.
Ayo..! Paksakan diri untuk mau membaca sampai selesai. Demi kebaikan diri sendiri👇🏻👇🏻
🌹Sederhanakan Dirimu Dalam Berpikir/Berprasangka dan Jangan Biarkan dirimu Rusak karena Pikiranmu Sendiri🌹
Jika kamu berbuat baik (Pikiran/sangkaan baik) berarti kamu berbuat baik untuk dirimu sendiri. Dan jika kamu berbuat jahat (pikiran/sangkaan jahat) , maka akibat kejahatan pikiran/sangkaan itu untuk dirimu sendiri (kembali menyiksa diri sendiri)....."
(QS. Al-Isra' Ayat: 7)
🌹Tafsir/Ta'wil, Metode Prosa Motivasi:🌾
1. Pikiran Negatif (Toxic)
Bayangkan, jika setiap harinya Pikiran/Prasangka Buruk yang Melintas di benakmu seketika berubah menjadi Jelaga/Noda Hitam yang menempel di kening dan wajahmu.
Berapa banyak dan Tebalnya Noda Hitam yang akan menyelimuti kulit wajahmu saat Matahari (cahaya Iman) terbenan/sirna nantinya.
🌹Kita sering mengira bahwa Pikiran adalah Ruang Pribadi (Privasi) yang tidak meninggalkan jejak. Namun dalam Alam Roh (setiap Pikiran/Prasangka buruk adalah Racun yang meredupkan Cahaya Batin dan Menarik kegelapan (Sayithoan) untuk hinggap di pundak dan kepalamu.
Jika hari-harimu:
1. terasa berat, dadak sesak tampa alasan yang jelas.
2. Badan sering sakit sakit dan lemas
3. Lambung sering naik padahal makanan cukup dan berlebih
4. Keberuntungan (kenyamanan dan kedamaian hampa) seolah olah menjauh darimu.
Mungkin itu....., bukan karena dunia (Orang atau Takdir) sedang jahat/dholim padamu. TAPI...
Bisa jadi..., itu adalah TUMPUKAN NODA/AURA Hitam dari Benih-Benih Kecurigaan (Pikiran/Prasangka buruk) yang selama ini kau tanam sendiri di dalam LADANG (Kepala) pikiranmu.
Benih-Benih itu Tumbuh menjadi Duri-Duri yang menusuk Hati dan Ragamu.
Oleh karena itu...! Berhentilah Berpikir yang Berlebihan (jangan Curiga/Prasangka buruk) atau jangan TOSIC).
Maka, SEDERHANALAH dalam berpikir dan jangan menyiksa dirimu. 😍
Ingat, Sepotong Besi Rusak dan Hancur berkeping-keping karena KARATAnya Sendiri.
Jika dirimu Tumbang/Jatuh sakit karena Pikiran, MAKA Bangkitlah....!!! Kembalilah Kepada Alloah untuk memperoleh Obat dan Kesembuhan. Dan Ucapkanlah dalam Hatimu yang paling Dalam (penuh kesadaran),
Hasbunallaha Ni'mal Wakiilu--Ni'mal Maula WA Ni'man nashiiru"
Ucapkanlah itu selalu baik waktu berbaring atau duduk. dan Tutuplah dengan kalimat:
"Laa Haula wala Quwwata illa Billahil Aliyul Adhiim".
Ingat Nasehat Alloah dalam Al-Qur'an:
1. Qodar itu... Adalah Jika itu Milikmu maka ia akan menemukanmu pada saat dan waktunya. Maka janganlah mikirkan dan mendahului Taqdir Alloah.
2. Sabar itu...!!! adalah apa yang tertulis untukmu pada saatnya pasti menjadi milikmu. Maka jangan berambisi mencari dan mengejarnya.
3. Tawakal itu.... Adalah jika sesuatu ditakdirkan untukmu, Sampai kapanpun TIDAK akan Pernah menjadi milik orang lain. Maka janganlah mendengki dan Iri kepada orang lain.
4. Iman itu.... Adalah percaya sepenuhnya kepada Alloah, bahwa hidupmu dan rezekimu ada ditangan-Nya. Bahkan ketika kamu tidak memahami rencana-Nya. Maka jangan terlalu sombong dan bangga dengan rencana dan kemampuanmu.
5. Ridho itu.... adalah tidak akan Alloah halangi dan Sulitkan sesuati, jika sesuatu itu pantas untukmu. Maka Bersyukurlah kepada-Nya.
6. Ketentraman itu.... Adalah ketika Hati dan Pikiranmu tenang, dan Bahagia. Ingat...! Bumi itu tenang, yang Berisik dan yang nyiyir adalah orang yang tidak Mencintai Taqdirnya dan Mengingkari Nikmat Alloah terhadap dirinya dan orang lain. Maka janganlah berpikir untuk Merampas Nikmat orang lain dan juga jangan berpikir untuk menghancurkan nikmat orang lain. Karena, tidak ada kejahatan dan kekufuran serta Kemaksiatan yang lebih besar kecuali pikiran merampas dan menghancurkan nikmat orang lain. Itulah Iblis kenapa dia dilaknat dan dikutuk.
Ingatlah....!!!
Firman Alloah, (QS.Ar-Ra'du/13 ayat 28)
"Ingatlah....!!! Hanya dengan Mengingat Alloah Hati itu dapat dibahagiakan/ditenteamkan, dipuaskan dan dicukupkan"
Bukan dengan Jabatan dan Gaji Besar.
Jakarta, Jum'at:
22 Syawwal 1447 H/
10 April 2026.
Muhammad Arsyad Bin Yasin bin Ahmad.