FALSAFAH HIDUP
و عباد الرحمان
"Seorang Hamba Alloah Yang Maha Pengasih"
FALSAFAH HIDUP
و عباد الرحمان
"Seorang Hamba Alloah Yang Maha Pengasih"
بسم الله الرحمن الرحيم
Dalam Al-Qur'an Alloah SWT mengajarkan Prinsip Hidup, Manusia diciptakan untuk Beribadah (Mengabdi) kepada Alloah. Dalam Pengabdian Sebagai Hamba Alloah, sering bertemu dan Berpaspasan dengan rintangan dan hambatan datang dari orang orang yg membenci. Di sinipun Alloah mengajarkan Sikap (Nilai dan Moral), yaitu harus tetap menjadi Hamba Alloah Yang Maha Pengasih (QS. Al-Furqon/25: 63-68). Namun zaman modern-Milenial sekarang, justru manusia lebih condong dan lebih banyak menjadi hamba dan Budak Pendapat.
Di bawah ini, seperti apa Prinsip Hidup Hamba Alloah dan Hamba Budak Pendapat.
Kita sering merasa sedih hanya karna ada seseorang yang tidak menyukai kita, padal kita sudah berusaha bersikap baik:
1. Menjaga ucapan/Sikap.
2. Menghindari pertenkaran.
3. Berusaha menghormati orang lain.
Namun tetap saja ada orang yang salah paham, mencurigai niat baik, meremehkan kemampuan dan keberadaan, bahkan membenci tanpa alasan yang jelas. Lalu hati kita mulai gelisah, kita sibuk memikirkan apa yang meraka katakan tentang mu. Akhirnya....
Kamu mulai mempertanyakan dirimu sendiri. Kamu merasa, harus menjelaskan segala sesuatu, agar semua orang memahami siapa dirimu sebenarbya.
Ingat....!!? Semakin keras, kamu berusaha mendapatkan penerimaan manusia. Semakin lelah jiwamu, dibuatnya.
Pahami..!! Ada 1 kenyataan yang harus diterima oleh setiap Muslim yang ingin hidup tenang dan Damai, yaitu:
Tidak Semua Orang Akan Menyukai mu, dan itu bukan masala dan tidak perlu dipermasalahkan. Karena para Nabi yang dipilih langsung ole Alloah pun, tidak disukai Oleh Semua Orang.
1. Para Nabi membawa kebenaran, namun tetap dicela dan dihina.
2. Para Nabi mengajak kebaikan, namun tetap ditolak dan dibenci.
3. Para Nabi memiliki ahlak yang mulia, namun tetap dimusuhi dan dituduh gila.
Jika manusia terbaik Saja (para Nabi) , tidak mampu membuat semua orang menyukai mereka.
Mengapa, kita berharap dan berusaha dapa menyenangkan seluruh hati manusia??? !!!
1. Jiwa yang Baik dan Pengasih, bukanla jiwa yang menyenangkan hati semua orang dan berhasil mendapatkan pujian mereka.
2. Jiwa yang baik adalah: jiwa yang tetap tenang, meski tida mendapatkan pengakuan. Tetap istikamah meski tida dipahami. Tetap berbuat baik meski tida dihargai.
Karena Jiwa yang Pengasih itu mengerti dan mengetahui tujuan hidupnya sebagai Muslim, bukalah menjadi orang yang paling disukai manusia, melainkan:
"Tetap Menjadi Hamba yang Dicintai Alloah Meskipun Dibenci oleh Semua Orang".
Ingaaat...!!!, Tidak Semua Orang Harus Menyukai mu,Karena...:
1. Hidup bukan untuk menuhi harapan semua orang. Tetapi mencari Ridho Alloah di atas segala galanya.
2. Tidak perlu mengantungkan kebahagiaan pada penilaiyan manusia, Tetapi Pada Kecintaan Alloah.
Waspadaaa...!!!
Jangan Pelihara Pikiran dan Harapan yang tidak REALISTIS yaitu Keinginan di disukai semua orang.
Pahamiii....!
Sumber KEGELISAHAN terbesar dalam hidup adalah:
1. Mengharapkan semua orang memahami Niat Baik mu.
2. Mengharapkan setiap kebaikan yang dilakuan dibalas dengan penghargaan.
3. Mengharapkan, tidak ada yang salah paham kepada mu.
4. Mengharapkan tidak ada yang membenci mu.
5. Mengharapkan tidak ada yang menilai buruk diri mu.
Ingaaat..., kenyatan Hidup adalah Manusia memiliki HATI, Pengalaman, Kepentingan, dan Cara Pandang yang berbeda-beda, dari itu...:!!
1. Apa yang menurutmu baik, belum tentu dianggap baik oleh orang Lain.
2. Apa yang menurutmu Benar, belum tentu diterima, oleh Semua Orang.
3. Bahkan terkadang seseorang tida menyukai mu, bukan kerena kesalahan mu, TETAPI kerana: LUKA yang ada dalam dirinya sendiri; Iri/Dengki yang tida mampu ia kendalikan; Prasangka yang telah ia bangun sejak awal.
Oleh karena itu, Jika ketenangan hidup-mu bergantung pada penerimaan manusia, maka kamu akan terus-menerus hidup dalam kecemasan, ketakutan dan akhirnya kamu Stres dan Sakit hingga meninggal. Buka karena Alloah menguji Iman dan Kesabaranmu, TETAPI Kebodohan dan Harapan yang tidak Realistis yg dibangun dan dipelihara oleh Pikiran mu sendiri.
Ingaaaat....!!??
1. Hari ini kamu dipuji, kamu merasa bahagia. Besok kamu dikritik, kamu merasa hancur.
2. Hari ini kamu diterima, kamu percaya diri. Besok kamu ditolak, kamu kehilangan semangat dan putus asa.
Akhirnya..., jiwamu menjadih daun yang terombang ambing ole angin penilaian manusia.
Dalam Al-Qur'an Alloah tida perna memerintahkan kita untuk menyenangkan Hati seseorang apalagi Hati semua orang,
Justru Alloah Mengajarkan dan Memerintahkan untuk:
1. Menjaga Keikhlasan meskipun tidak Diakui,
2. Memperbaiki Akhlak meskipun di Benci.
3. Melakukan apa yang benar Meskipun Ditolak.
Setelah itu, urusan Hati manusia (Suka-Benci, Cocok-tidaknya) bukan lagi wilayah yang bisa kita kendalikan dan kita Kontrol.
Sebagai penutup..!!
1. Adakalanya kamu Sudah bersikap lembut, tetapi tetap diangap kasar.
2. Adakalanya kamu diam, tetapi tetap disalahkan.
3. Adakalanya kamu berbuat baik/membantu, tetapi malah dicurigai.
Dan semua itu bagian dari kehidupan yang HARUS diterima dengan Lapang Dada.
1. Tetaplah menjaga Akhlakmu.
2. Tetaplah melakukan Kebaikan.
3. Tetaplah Berjalan di jalan yang Benar.
SEBAB Ketenangan dan Kebahagiaan SEJATI, bukan lahir ketika semua orang menyukai mu, TETAPI...."Ketika HATI-mu Yakin, bahwa Alloah Mengetahui SIAPA DIRI-MU yang SEBENARNYA.!
"Dan Keselamatan selalu dilimpahkan kepada orang yang mengikuti Petunjuk (Jalan Yang Benar)" (QS.Thoha/20: 47).
Jakarta: Kamis, Pukul 00.00 - 01.00
15 Shafar 1448 H/
30 Juli 2026
Al-Faqir,
Muhammad Arsyad Bin Yasin Bin Ahmad Bi Zakariyah.